Red Skull With Spear Through It

Jumat, 31 Juli 2015

Kopi


Ketika pagimu terasa dingin 
Minumlah kopi
Ketika siangmu terasa membosankan
Minumlah kopi
Ketika malam sepimu butuh teman
Minumlah kopi

Kopi bukanlah hal yang istimewa
Tapi kopi adalah hal yang luar biasa
Mengenalmu juga karena kopi
Kopi yang mempertemukan kita
Kopi yang menjadi alasan kita
Kopi yang menjadi batas antara kita

Kamis, 30 Juli 2015


Aku bermimpi melihat aurora di malam hari
Sangat indah, begitu sangat indah
Meski hanya sebuah mimpi namun aku melihatnya dengan jelas seakan-akan itu bukan mimpi
Langit malam yang hitam berlukiskan warna-warni aurora
Lukisannya berbentuk gadis, pegasus, bunga, alam, boneka dan lainnya
Pemandangan yang langka
Pemandangan yang sama sekali belum pernah ku lihat bahkan dalam mimpi 
Tapi semalam aku bermimpi melihatnya
Aku berada di bawah kanvas hitam langit malam dengan goresan cat-cat aurora yang menawan
Aku kegirangan melihatnya
Seperti bocah yang baru saja mendapatkan sebuah hadiah
Mimpi terindah yang pernah aku alami
Mimpi yang bahkan sama sekali tak pernah aku bayangkan
Dalam mimpi aku berkata "Betapa baiknya Tuhan kepadaku, disaat banyak masalah banyak ujian banyak cobaan, beliau memperlihatkanku sebuah hiburan alam yang sangat indah" 
Bahkan setelah aku terbangun, aku masih sangat bahagia
Ternyata hidup itu indah saat kita masih ingat tentang kebesaran sang Pencipta.
Terimakasih Tuhan telah memberiku mimpi tentang lukisanmu yg indah tadi malam.
Meski hanya mimpi tapi aku sangat senang dan aku berharap aku benar-benar bisa melihatnya secara nyata.

Senin, 27 Juli 2015

AKU ADALAH BAYANGAN

Aku hanyalah sebuah bayangan
Yang selalu mengikuti setiap gerak tubuhmu
Aku hanyalah sebuah bayangan
Yang tak pernah kau hiraukan

Aku selalu ada
Namun aku tak pernah kau rasa
Aku selalu ada
Namun selalu kau abaikan

Karena aku hanyalah bayangan
Yang ada karena cahaya terang
Cahaya yang selalu kau hiraukan
Cahaya yang selalu menerangimu

Apalah artinya sebuah bayangan
Yang tak pernah ada tanpa cahaya
Yang tak pernah di rasa meski ada

Tapi aku adalah bayangan
Yang akan selalu menemani kemanapun kau pergi
Aku akan selalu ada tanpa hirauan
Aku akan selalu ada meski tercampakan
Karena aku adalah sang Bayangan

Jumat, 29 Mei 2015

Hati dan Akal

Sakit?
Iya sedikit
Kenapa masih diulangi?
Karna aku kecanduan
Apa kamu bodoh?
Mungkin
Hmmmph, aku tak habis pikir kenapa kamu masih mau mengulangi hal yang membuatmu terluka seperti ini. Apa kamu sudah tak punya rasa sakit lagi?
Tentu saja aku masih punya rasa itu, tapi saat aku ada didekatnya rasa sakit itu tiba-tiba berubah jadi rasa yang membahagiakan. Tak peduli berapa kalipun dia akan menyakitiku lagi dan lagi, meski saat sakit seperti ini aku mengutuknya dengan semua amarahku tapi ketika dia berbicara padaku semua api kemarahan, perih yang aku rasakan seakan-akan lenyap begitu saja.
Terkadang aku juga merasa sangat bodoh kenapa hatiku begitu lemah?! Sebegitu lemahnya dan mudahnya menerima dia yang membuat hatiku terluka. Saat kesenangan hati berkuasa, akalku sama sekali tak berjalan. Namun ketika hati terluka lagi, akalku sangat murka, dia tak terima hati diperlakukan seperti itu.
Ahh kenapa juga hati dan akalku tak mau berjalan beriringan?
Menyebalkan.....!!!

Selasa, 05 Mei 2015

Topeng Kemarahan

Topengku bukan seperti topeng yang kebanyakan dipakai oleh khalayak, topeng yang indah yang menyembunyikan kesedihan, keterpurukan, kemarahan, kejahatan, topeng yang dihiasi senyuman, ukiran indah, bertaburkan permata. Topengku tak seindah itu, topengku tidak menyembunyikan kesedihan, kemarahan, kedengkian, kegilaan dan kejahatan melainkan topengku lambang dari semua itu, topengku menunjukkan semua itu. Kemarahanku dan kegilaanku. Topengku tidak berhiaskan yang hal-hal yang indah,  justru sebaliknya topengku berbentuk menyerupai tengkorak, berukirkan api, bermahkotakan duri yang sangat tajam.

Ketika aku tak mengenakan topengku, aku seperti kebanyakan orang normal, wajar. Namun ketika topeng itu aku ambil dan aku kenakan, sifat pemarah, sifat gila, sifat jahat, kejam, sifat yang senang melihat yang lain menderita muncul. Dia muncul dan menguasai seluruh hati dan tubuhku. Tak ada belas kasih, tak ada pengampunan.
Karena itulah topengku ada karena untuk melindungiku dari rasa sakit. 
Dan kamu telah memaksanya muncul, memaksaku memakai topeng itu, memaksa kegilaan dan kemarahan topeng itu menguasaiku.
Aku tak tau bagaimana cara melepasnya setelah topeng itu telah menyatu denganku. Butuh waktu yang lama untuk melepaskannya, mungkin setelah aku puas melihatmu menderita atau mungkin tidak akan terlepas untuk selamanya.